Konsep Harta Dalam Islam Dan Kepemlikan Harta Tafsir Ayat-Ayat Infaq, Sedekah, Waqaf. QS. Al-Baqarah : 254, 261,267
DOI:
https://doi.org/10.62241/alwadiah.v1i3Kata Kunci:
Harta, Kepemilikan Harta, Infak, Sedekah, Wakaf, Tafsir Al-BaqarahAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep harta dan kepemilikan harta dalam Islam serta menafsirkan ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan infak, sedekah, dan wakaf, yaitu QS. Al-Baqarah ayat 254, 261, dan 267. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari Al-Qur'an, hadis, kitab tafsir, buku, serta jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harta dalam Islam merupakan amanah dari Allah SWT yang harus dikelola sesuai syariat dan digunakan untuk kemaslahatan umat. Kepemilikan harta bersifat relatif karena kepemilikan mutlak hanya milik Allah SWT. Islam menekankan prinsip distribusi, produktivitas, dan tanggung jawab sosial dalam pengelolaan harta. QS. Al-Baqarah ayat 254 menjelaskan kewajiban menginfakkan sebagian rezeki sebelum datang hari pembalasan. QS. Al-Baqarah ayat 261 menggambarkan besarnya pahala bagi orang yang berinfak di jalan Allah dengan perumpamaan benih yang menghasilkan tujuh ratus kali lipat. QS. Al-Baqarah ayat 267 menegaskan pentingnya menginfakkan harta yang baik dan halal. Infak, sedekah, dan wakaf memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi kesenjangan sosial, serta mewujudkan keadilan ekonomi dalam kehidupan umat Islam.
Unduhan
Referensi
Afzalur Rahman, Economic Doctrines of islam. (n.d.). No Title. Lahore: Islamic Publications,Hlm. 35-40.
https://www.merdeka.com/search?q=al+baqarah+267
https://www.merdeka.com/quran/al-bagarah/avat-267
https://quranhadits.com/quran/2-al-baqarah/al-baqarah-ayat-254/
https://quranhadits.com/quran/2-al-baqarah/al-baqarah-ayat-261/
https://tafsir.learn-quran.co/id/surat-2-al-baqarah/ayat-267
Imam Al-Qurthubi. (n.d.). No Title. Al-Jami’ Li Ahkam Al-Qur’an, Jilid III, Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyyah, Hlm. 308.
Jalaluddin Al-Mahalli dan Jalaluddin As-Suyuthi. (n.d.). No Title. Tafsir Jalalain, Beirut: Dar Al-Hadits, Hlm. 52.
Kementrian Agama RI. (n.d.). No Title. Tafsir Al-Qur’an Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta: Kemenag RI, 2019.
KESENJANGAN EKONOMI DI MASYARAKAT. Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 1(4), 502-51
Muhammad Abu zahrah. (n.d.). No Title. Muhadharat Fi Al-Waqf, Kairo: Dar Al-Fikr Al-Arabi,Hlm. 5.
Murlan, Eka. 2012." Konsep kepmilikan harta dalam Ekonomi Islam menurut Afzalur rahman di Buku Economic Doctrines of Islam. "Skripsi UIN Sultan Syarif Kasim
wahbah az-zuhaili, al-fiqh al-islami wa adillatuhu. (n.d.). No Title. Jilid Lv, Damaskus: Dar Al-Fikr, Hlm. 424.
Yusuf al-Qaradawi. (n.d.-a). No Title. Fiqh Az-Zakah, Beirut: Muassasah Ar-Risalah, Hlm. 103.
Yusuf al-Qaradawi. (n.d.-b). No Title. Fiqh Az-Zakah, Beirut: Muassasah Ar-Risalah, Hlm. 120.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rizki Sabdian, Khusna Khudzaifah, Rahma Alia, Elpianti Sahara Pakpahan (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
