Peran Lingkungan Sekolah Dalam Mengembangkan Kemampuan Empati Siswa Di TK Negeri Pembina Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batu Bara
DOI:
https://doi.org/10.62241/alwahyu/iv/1/19/Kata Kunci:
Lingkungan Sekolah, Kemampuan Empati, Anak Usia DiniAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan empati siswa dan menganalisis peran lingkungan sekolah dalam mengembangkan empati di TK Negeri Pembina Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batu Bara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan empati siswa berkembang secara bertahap melalui interaksi sosial, pembiasaan perilaku prososial, dan keteladanan guru. Perilaku empati yang tampak meliputi berbagi makanan dan mainan, membantu teman yang kesulitan, menenangkan teman yang bersedih, serta memanggil guru saat melihat teman mengalami masalah. Lingkungan sekolah berperan signifikan melalui tiga aspek: lingkungan sosial (keteladanan dan interaksi guru-siswa yang hangat), lingkungan fisik (penataan ruang yang mendukung kolaborasi), dan lingkungan pedagogis (pembiasaan perilaku prososial dan kegiatan terstruktur). Penelitian menyimpulkan bahwa lingkungan sekolah yang positif, suportif, dan sinergi dengan orang tua berkontribusi besar dalam pengembangan empati anak usia dini. Temuan ini diperkuat oleh perspektif pendidikan Islam yang menekankan pentingnya kasih sayang, tolong-menolong, dan kepedulian sosial sebagai fondasi karakter mulia.
Unduhan
Referensi
Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.
Chairunnisa, M. L., & Raharjo, T. J. (2024). Peran Pendidik dalam Membangun Empati Anak Melalui Metode Role Playing di Kelompok Bermain Aisyiyah 01 Kota Semarang. Jurnal Pendidikan Dan Bahasa, 1(4).
Denham, S. A. (2018). Emotional Development in Young Children. New York: Guilford Press.
Denham, S. A., Bassett, H. H., & Wyatt, T. (2015). The Socialization of Emotional Competence. In J. E. Grusec & P. D. Hastings (Eds.), Handbook of Socialization (2nd ed., pp. 590-613). New York: Guilford Press.
Febriani, W., Bawono, Y., & Purwo Wibowo, W. (2025). Penggunaan Metode Bercerita untuk Meningkatkan Kemampuan Empati Anak Usia Dini. Journal of Psychology and Humans, 1(2), 49-56.
Kholidah, D., Fatimah, N., & Purnamasari, D. A. F. (2025). Relasi Antara Kondisi Lingkungan Sekolah dan Pembentukan Karakter Anak Usia Dini. Journal of Education Research, 6(3), 605-612.
Kutfiana, S., Emmanuel H, S., & Akbar, M. R. (2025). Strategi Pengembangan Empati dalam Pendidikan Anak Usia Dini 4-5 Tahun. Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 463-476.
Lee, W. S. (2023). Emotional Sensibility Observation Scale: Measuring Quality Relationships and Early Childhood Educators' Emotional Perceptibility. Education Sciences, 13(1).
Mardliyah, S., Yulianingsih, W., & Putri, L. S. R. (2020). Sekolah Keluarga: Menciptakan Lingkungan Sosial untuk Membangun Empati dan Kreativitas Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 576.
Maulina, S., Ali, M., & Lukmanulhakim, L. (2022). Pemahaman Guru dalam Meningkatkan Perilaku Empati di TK Islam Al-Kautsar Pontianak Selatan. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 11(5).
Munfarijah, S. (2017). Upaya Meningkatkan Motivasi Kerja dan Kreativitas dalam Kepemimpinan PAUD. Jurnal Kependidikan, 3(2), 163-182.
Nugraha, D., Apriliya, S., & Veronicha, R. K. (2017). Kemampuan Empati Anak Usia Dini. Jurnal Paud Agapedia, 1(1), 30-39.
Qurtuby, U. A. (2019). Al-Qur'an Hafalan. El Cordoba.
Ranti Oktaviana, Khiftiyah, U., Yuliani, F., & Utari, W. D. (2023). Pembentukan Karakter Siswa dalam Konteks Lingkungan Sekolah dan Keluarga serta Komunitas Perspektif Ekologi Bronfenbrenner. Bulletin of Indonesian Islamic Studies, 2(2), 264-273.
Rosidah, H. K., Mulyana, E. H., & Aprily, N. M. (2024). Peran Guru dalam Mengoptimalkan Interaksi Sosial Anak Usia Dini. JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education), 8(1), 24-32.
Shafira, D., Armanila, A., & Siregar, I. K. (2022). Hubungan Interior Ruang Belajar dan Bermain Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini. Journal of Early Childhood and Character Education, 2(1), 1-16.
Simon, P., & Nader-Grosbois, N. (2023). Empathy in Preschoolers: Exploring Profiles and Age- and Gender-Related Differences. Children, 10(12).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nur Izatti Amanina, Anggreni, Muhammad Al Qodri Pratama (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

