Tradisi Ritual Perang Obor Sebagai Budaya Lokal Dalam Perspektif Akidah Islam Di Tegalsambi Jepara

Penulis

  • Liling Lailatus Suluk Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang image/svg+xml Penulis
  • Nanda Lesmana Dewi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang image/svg+xml Penulis
  • M. Rikza Chamami Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang image/svg+xml Penulis

Kata Kunci:

Perang Obor, Akulturasi Islam, Tradisi Lokal, Identitas Budaya

Abstrak

Penelitian ini membahas Tradisi Ritual Perang Obor di Desa Tegalsambi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, sebagai representasi akulturasi Islam dan budaya lokal yang membentuk identitas religius dan kultural masyarakat setempat. Topik ini dipilih karena Perang Obor, yang berakar pada legenda Ki Gemblong dan Kiai Babadan serta tradisi sedekah bumi masyarakat agraris, telah berkembang menjadi ruang perjumpaan antara nilai-nilai keislaman dengan praktik budaya lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif historis melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat dan pelaku tradisi, serta telaah dokumentasi dan literatur historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur budaya lokal yang tercermin dalam rangkaian ritual Perang Obor berpadu secara harmonis dengan nilai-nilai Islam seperti tauhid, syukur, tawakkal, dan ukhuwah yang dimaknai ulang oleh masyarakat sesuai perkembangan zaman. Proses akulturasi tersebut tidak hanya memperkuat kohesi sosial masyarakat Tegalsambi, tetapi juga menunjukkan kemampuan Islam Nusantara dalam beradaptasi dengan konteks budaya lokal tanpa meninggalkan prinsip-prinsip akidah Islam. Penelitian ini menegaskan bahwa Tradisi Perang Obor bukan sekadar ritual seremonial tahunan, melainkan refleksi dinamis hubungan antara agama, budaya, dan identitas masyarakat Jepara yang terus dipertahankan hingga saat ini.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Ahimsa-Putra, H. S. (2012). Fenomenologi agama: Pendekatan fenomenologi untuk memahami agama. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 20(2), 271–304. https://doi.org/10.21580/ws.20.2.200

Amaliyah, E. I. (2018). Nilai-nilai kearifan lokal dalam tradisi Perang Obor di Tegalsambi-Jepara sebagai karakteristik Islam Nusantara. Jurnal Lektur Keagamaan, 16(2), 395–416. https://doi.org/10.31291/jlk.v16i2.552

Amaliyah, E. I. (2019). Tradisi Perang Obor di Tegalsambi Jepara: Kajian Maqasid al-Shariah. Journal of Islamic Studies and Humanities, 4(2), 246–261.

Anam, N. M. (2023). Makna filosofis tradisi Perang Obor: Studi kasus di Desa Tegalsambi Tahunan Jepara [Skripsi, IAIN Kudus]. Repository IAIN Kudus. http://repository.iainkudus.ac.id/12050/

Aristanto, Z. (2011). Perang Obor: Upacara tradisi di Tegal Sambi, Tahunan, Jepara. Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan, 6(1), 88–94. https://doi.org/10.14710/sabda.v6i1.13309

Azis. (2014). Akulturasi Islam dan budaya Jawa. FIKRAH: Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan, 2(1). https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/fikrah/article/view/543

Baznas Kota Yogyakarta. (n.d.). Hukum sedekah bumi dalam tradisi Kejawen. Diakses dari https://baznas.jogjakota.go.id/detail/index/32632

Budaya Indonesia. (n.d.). Perang Obor. Diakses dari https://budaya-indonesia.org/Perang-Obor/

Casram, & Dadah. (2019). Posisi kearifan lokal dalam pemahaman Islam pluralis. Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya, 3(2), 161–187. https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/Religious/article/download/4739/pdf

Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan. (2023). Makna keharmonisan moderasi beragama dalam tradisi Perang Obor di Tegalsambi Jepara. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan. https://doi.org/10.prin.or.id/index.php/cendikia/article/view/1158

Dhavamony, M. (1995). Fenomenologi agama. Kanisius.

Jateng Pos. (2026, 26 Mei). Perang Obor Jepara: Tradisi api yang terus menyala ratusan tahun. Diakses dari https://jatengpos.co.id/pati-raya/2026/05/26/perang-obor-jepara-tradisi-api-yang-terus-menyala-ratusan-tahun/

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Muhtadi, A. S. (2013). Kajian kritis akulturasi Islam dengan budaya lokal. Jurnal Diskursus Islam. https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/diskursus_islam/article/view/6582

NU Online Jateng. (2026, 26 Mei). Perang Obor Jepara: Tradisi api warisan leluhur yang tetap menyala. Diakses dari https://jateng.nu.or.id/kultur/perang-obor-jepara-tradisi-api-warisan-leluhur-yang-tetap-menyala-xjhfC

RRI Semarang. (2026, 16 Maret). Perang Obor: Tradisi api dari Tegal Sambi Jepara. Radio Republik Indonesia. https://rri.co.id/semarang/budaya/2254401/perang-obor-tradisi-api-dari-tegal-sambi-jepara

Setyawati, R., Yanti, E. N., & Nur, D. M. M. (2025). Tradisi Perang Obor dari ritual syukur menjadi destinasi wisata budaya di Desa Tegalsambi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner (JPIM), 2(3), 2881–2890. https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/1293

Suara Jawa Tengah. (2026, 26 Mei). Perang Obor Jepara: Tradisi yang terus menyala. Diakses dari https://jateng.suara.com/read/2026/05/26/073643/perang-obor-jepara-tradisi-yang-terus-menyala

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif (3rd ed.). Alfabeta.

Visit Jawa Tengah. (n.d.). Tradisi yang menghangatkan: Perang Obor di Desa Tegalsambi. Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. Diakses dari https://visitjawatengah.jatengprov.go.id/id/artikel/tradisi-yang-menghangatkan-perang-obor-di-desa-tegalsambi

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30

Cara Mengutip

Suluk, L., Dewi, N., & Chamami, M. R. (2026). Tradisi Ritual Perang Obor Sebagai Budaya Lokal Dalam Perspektif Akidah Islam Di Tegalsambi Jepara. At-Taklim: Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 188-197. https://journal.pancabudi-stai.ac.id/index.php/at-taklim/article/view/36

Artikel Serupa

1-10 dari 23

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.