Hukum Jual Beli Darah Untuk Transfusi (Tinjauan Maqasid As-Syariah)
DOI:
https://doi.org/10.62241/alwadiah.v1i36Keywords:
Jual Beli Darah, Transfusi Darah, Maqasid as-Syariah, Hifz an-Nafs.Abstract
Penelitian ini mengkaji hukum jual beli darah manusia untuk keperluan transfusi ditinjau dari perspektif Maqasid as-Syariah. Latar belakang penelitian ini adalah semakin meningkatnya kebutuhan darah dalam pelayanan kesehatan yang memunculkan berbagai mekanisme pengadaan darah di masyarakat, termasuk praktik jual beli darah yang menimbulkan perdebatan hukum, baik dari sudut pandang hukum Islam maupun hukum positif Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hukum jual beli darah manusia untuk transfusi ditinjau dari Maqasid as-Syariah, serta mengkaji konsep hifz an-nafs dalam kerangka Maqasid as-Syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), dengan sumber data primer berupa Al-Qur'an, hadis, dan kitab-kitab fikih klasik maupun kontemporer, serta sumber sekunder berupa jurnal ilmiah, buku, dan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum jual beli darah manusia untuk transfusi adalah haram, karena darah tidak memenuhi syarat sebagai objek akad jual beli (ma'qud 'alaih) dalam hukum Islam, sebab darah termasuk benda najis dan merupakan bagian dari tubuh manusia yang tidak dapat diperlakukan sebagai komoditas ekonomi. Larangan ini sejalan dengan dua tujuan Maqasid as-Syariah, yaitu hifz al-mal dan hifz al-'irdh. Adapun transfusi darah sebagai tindakan medis tetap dibolehkan bahkan dianjurkan selama dilakukan melalui mekanisme donor sukarela (tabarru'), bukan melalui jual beli, demi mewujudkan hifz an-nafs (perlindungan jiwa) tanpa merendahkan martabat manusia. Temuan ini juga selaras dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang secara eksplisit melarang perdagangan darah manusia dengan ancaman pidana.
Downloads
References
Akbar, A., & Ag, M. (2017). Transfusi Darah Menurut Hukum Islam. 88–107.
Al, N. F. Et. (2019). Konsep Jual Beli Dalam Perspektif Fikih Muamalah.
Al-Qaradawi, Y. (2003). Fatawa Mu'asirah.
Ali Akbar, M. A. (2018). Transfusi Darah Menurut Hukum Islam.
Ansori, Y. Z. (2019). Islam Dan Pendidikan Multikultural. Jurnal Cakrawala Pendas, 5(2), 110–115.
Az-Zuhaili, W. (2016). Al-Fiqh Al-Islami Wa Adillatuhu.
Dr. Prilia Kurnia Ningsi, Lc., M.E.S. (2021). Fiqh Muamalah.
Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S., Honesti, L., & Wahyun, S. (2020). Metodologi Penelitian Kualitatif. Rake Sarasin.
Ghazaly, Abdul Rahman, D. (2018). Fiqh Muamalah.
Ibnu Hajar Al-Asqalani. (2002). Fathul Baari.
Kementerian Wakaf dan Urusan Keislaman Kuwait. (2012). Al-Mausu'ah Al-Fiqhiyyah Al-Kuwaitiyyah.
Magdalena, Endayana, B., Pulungan, Aflah Indra, Maimunah, & Dalimunthe, Nurazmi Dalila. (2021). Metode Penelitian. Penerbit Buku Literasionologi.
Majelis Ulama Indonesia. (2014). Himpunan Fatwa MUI Bidang Kesehatan.
Majelis Ulama Indonesia. (2020). Fatwa Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Penggunaan Vaksin Covid-19.
Majma' al-Fiqh al-Islami al-Dauli. (1990). Resolusi Nomor 57 (6/6) Tahun 1990.
Malika, N. (2023). Keharaman Transplantasi Dan Donasi Organ: Perspektif Islam Dan Kesehatan. 1(4).
Muslich, A. W. (2017). Fiqh Muamalat.
Nadila Ardyani Nahardi, Irna Diyana Kartika Kamaluddin, Nurfadhillah Khalid, I. R. (2025). Transfusi Darah Dalam Pandangan Islam.
Nilawati. (2018). Hukum Jual Beli Darah Untuk Kepentingan Transfusi Dalam Pandangan Hukum Islam.
Nur Azizah, M. Mutamakin, & A. (2025). Transaksi Darah Untuk Transfusi Darah Menurut Perspektif Hukum Islam.
Nurmayani, Nisaul, Z., Riza, G. A., & Mardhiyah, Riski Ainaul. (2025). Donor Darah Dalam Pandangan Islam: Kajian Studi Literatur.
Saini. (2022). Donor Dan Jual Beli Darah Untuk Transfusi Perspektif Hukum Islam.
Saleh, Sirajuddin. (2017). Analisis Data Kualitatif (H. Upu, Ed.).
Saleh, S. (2023). Mengenal Penelitian Kualitatif Panduan Bagi Peneliti Pemula (Cet. 1). Penerbit Agma.
Shidiq, G. (2016). Teori Maqashid Al-Syariah Dalam Hukum Islam.
Sutisna, D. (2020). Panorama Maqashid Syariah.
Syakhrani, A. W., Nabilla, R., Hidayati, N., Octa, T., & Nabella, A. (2023). Transfusi Darah Dan Euthanasia. 1(4), 572–585.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17. (2023). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan.
Wardah, W., Syahruroji, A., & Rokmanah, S. (2023). Pentingnya Pola Komunikasi Dalam Pembelajaran Untuk Meningkatkan Motivasi Peserta Didik Sekolah Dasar. Jurnal Dunia Pendidikan, 4(1), 145–154.
World Health Organization. (2021). Blood Safety and Availability.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anggun Hutasuhut, Elpianti Sahara Pakpahan, Ali Syahlan (Penulis)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
