Peran Pasar Panganan Maligas Bayu Berdaya (PAPA MUDA) Dalam Meningkatkan Pendapatan UMKM Di Desa Maligas Bayu

Penulis

  • Agung Fauzi Sekolah Tinggi Agama Islam Panca Budi image/svg+xml Penulis
  • Herry Syahbannuddin Nasution Sekolah Tinggi Agama Islam Panca Budi image/svg+xml Penulis
  • Irmayani Sekolah Tinggi Agama Islam Panca Budi image/svg+xml Penulis

DOI:

https://doi.org/10.62241/alwadiah.v1i44

Kata Kunci:

Pasar Panganan; UMKM; Pendapatan; Pemberdayaan Ekonomi Desa

Abstrak

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan penopang penting perekonomian pedesaan, namun pelaku UMKM di Desa Maligas Bayu, Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun, sebelumnya menghadapi keterbatasan akses pasar, minimnya modal, dan lemahnya strategi pemasaran. Pada Agustus 2025 dibentuk Pasar Panganan Maligas Bayu Berdaya (PAPA MUDA) sebagai wadah pemasaran kolektif bagi UMKM produk pangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi UMKM sebelum kehadiran PAPA MUDA, mengidentifikasi faktor-faktor yang meningkatkan pendapatan UMKM, serta menganalisis peran PAPA MUDA dalam peningkatan pendapatan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam terhadap sepuluh informan (pengelola pasar, pelaku UMKM, perangkat desa, dan konsumen), serta dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, dan analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum adanya PAPA MUDA, UMKM panganan di Desa Maligas Bayu memasarkan produknya secara terbatas dengan pendapatan yang rendah dan tidak stabil. Lima faktor utama yang berperan meningkatkan pendapatan UMKM melalui PAPA MUDA adalah: akses pasar yang lebih luas, promosi melalui media sosial, pengelolaan pasar yang terorganisir, jejaring dan solidaritas antarpelaku UMKM, serta dukungan pemerintah desa. PAPA MUDA terbukti berperan signifikan melalui empat dimensi, yaitu sebagai wadah pemasaran terpusat, penggerak ekonomi lokal, sarana pemberdayaan kapasitas UMKM, dan medium pelestarian kuliner serta budaya lokal, dengan pendapatan pelaku UMKM meningkat rata-rata dua hingga tiga kali lipat dibandingkan sebelum bergabung.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.

Handani, M., Harmain, H., Usaha, P., & Kamu, P. (2025). Analisis pengelolaan pasar kamu dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Jurnal Ilmiah, 14(03), 1547–1558.

Hermawan, M. F., Salsabila, R., & Saputra, I. M. (2024). Peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam Pengentasan Kemiskinan. Jurnal Ekonomi, 3.

Husna, C. N. (2024). Pengaruh Pengaplikasian dan Pemasaran Digital Terhadap Penjualan Produk UMKM Panganan Lokal: Studi Kasus Rumah Bangkit Fafin. Jurnal Manajemen, 2(2).

Kasus, S. (2021). Analisis Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Pendapatan UMKM. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 13(1), 60–72.

Liani, Y., Takari, D., & Ompusunggu, D. P. (2024). Analisis Efektivitas Kebijakan Pengelolaan Dana Desa dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat di Kabupaten Gunung Mas Tahun 2022. Jurnal Ekonomi Daerah, 5(11).

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 112 Tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Modern.

Putri, L. R., Hidayaht, A. N., et al. (2024). Peran UMKM Sektor Pangan Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Menengah Kebawah Kelurahan Kranji Bekasi Barat. Jurnal Administrasi Bisnis, 2(3).

Salsabila, E., Virgiawan, T., Ardiansyah, R., & Hendra, J. (2024). Peran Pasar Tradisional dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat di Daerah Kecamatan Bengkalis. Jurnal Kesehatan dan Sains, 7(12), 4682–4688. https://doi.org/10.56338/jks.v7i12.6621

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Usrotun, H., Diaz, P., Canaldhy, R. S., & Kencana, N. (2019). Peran Pemerintah Desa terhadap Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam Pertumbuhan Ekonomi Lokal pada Industri Batu Bata (Studi Kasus Desa Ujanmas Baru, Kecamatan Ujanmas, Kabupaten Muara Enim). Jurnal Ekonomi, 04(02).

Yulianti, D., Musthofa, M. A., Yatima, K., et al. (2021). Analisis peran pasar tradisional terhadap peningkatan ekonomi masyarakat desa Lagan Tengah, Kecamatan Geragai. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 3(1), 65–76.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30

Cara Mengutip

Fauzi, A., Nasution, H., & Irmayani, I. (2026). Peran Pasar Panganan Maligas Bayu Berdaya (PAPA MUDA) Dalam Meningkatkan Pendapatan UMKM Di Desa Maligas Bayu. Al Wadiah: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 4(1), 417-423. https://doi.org/10.62241/alwadiah.v1i44

Artikel Serupa

1-10 dari 32

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>