Perbandingan Madzhab Syafi’i dan Madzhab Hanafi Tentang Etika Bermedia Sosial (Social Media) dalam Dakwah Kontemporer

Authors

DOI:

https://doi.org/10.62241/alwahyu/iv/1/45/

Keywords:

Etika Media Sosial, Mazhab Syafi’i, Mazhab Hanafi, Dakwah Digital

Abstract

Penelitian ini mengkaji prinsip-prinsip etika bermedia sosial dalam dakwah kontemporer berdasarkan pandangan Mazhab Syafi’i dan Mazhab Hanafi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research melalui analisis berbagai literatur fiqh klasik, kajian dakwah digital, serta etika komunikasi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua mazhab memiliki titik temu pada prinsip-prinsip etika dasar seperti larangan ghibah, kewajiban tabayyun, menjaga kehormatan (‘ird), serta penggunaan ucapan yang santun dan benar dalam komunikasi publik. Namun, perbedaan metodologi memengaruhi penilaian keduanya terhadap perilaku digital. Mazhab Syafi’i lebih tekstual dan berhati-hati, menekankan kepatuhan ketat pada nash serta tanggung jawab moral dalam penyebaran informasi di media sosial. Sebaliknya, Mazhab Hanafi lebih fleksibel melalui ra’y, istihsān, dan pertimbangan maslahah, sehingga memungkinkan penyesuaian konteks dalam situasi tertentu di ruang digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa panduan etika dari kedua mazhab sangat relevan dalam dakwah modern, karena mampu membentuk praktik pengiriman pesan agama yang bertanggung jawab, akurat, dan sensitif terhadap kondisi sosial. Prinsip-prinsip tersebut penting untuk menjaga integritas pesan Islam serta mencegah penyebaran informasi keliru, konflik, dan penyalahgunaan agama di era digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A’yun, Qurrota, and Nurul Istiani. “Epistemologi Fikih Di Media Sosial (Konstruksi Epistemologis Fatwa Majelis Ulama Indonesia Tentang Bermuamalah).” Risalah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam 7, no. 2 (2021): 279–94.

Abas, Adzrah Dwi Sunarty, and Nasrulloh. “Relevansi Hadis Tentang Ghibah Terhadap Fenomena Ujaran Kebencian Di Media Sosial : Analisis Tematik Dan Etika Digital Muslim.” Ar Rosyad: Jurnal Keislaman Dan Sosial Humaniora 4, no. 1 (2025): 83–101.

Abdullah, and Dwi Iin Kahina. “Etika Komunikasi Islam Dalam Media Sosial.” Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Dan Komuikasi 1, no. 2 (2022): 1–15.

Adeni, Susri, and Machyudin Agung Harahap. “Islamic Values and Digital Media Ethics in Santri-Family Communication in the Digital Era.” INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) 10, no. 1 (2025): 681–94. https://doi.org/10.18326/inject.v10i1.4536.

Akbar, Muhammad, Abdul Rasyid Ridho, Sobihatun Nur Abdul Salam, and Hulaimi Al Amin. “Communication Ethics On Social Media: Re-Examining Through Tafsir Al-Mishbah.” Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam XVII, no. 1 (2025): 101–14. https://doi.org/10.20414/jurkom.v17i1.13881.

Asman. “Comparative Analysis of the Istinbath Methods of the Shafi’i and Hanafi Schools Regarding the Role of the Wali Mujbir in Marriage Law.” Al-Ahkam Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum 9, no. 1 (2024): 29–46. https://doi.org/10.22515/alahkam.v9i1.9447.

Fatrin, Juan Muliawan, and Lukman Nul Hakim. “Etika Al- Qur ’ an Dalam Dakwah Di Era Disrupsi.” Pubmedia Social Sciences and Humanities 1, no. 3 (2024): 1–10. https://doi.org/10. 47134/pssh.v1i3.157.

Jazilah, Khoirul, and M Shollahudin Nur. “Fiqih Dakwah Di Era Disrupsi Digital Berbasis Moderasi Beragama.” Al-Maquro’ : Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam 02, no. 02 (2021): 103–20.

Kusuma, Adhi, Nida’an Khofia, and Muhammad Nur Abdurrahman. “Etika Komunikasi Dalam Dakwah Modern.” Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang 10, no. 2 (2025): 245–51.

Lakum, Sri Wardatu, Suci Mardiamah, Randiansyah, Rosvenia Juwita, and Marpaung. “Etika Komunikasi Islam Dalam Dakwah Media Sosial Tantangan Dan Solusi Di Tengah Arus Modernitas.” Journal Pusat Studi Pendidikan Rakyat 5, no. 2 (2025): 52–59. https://doi.org/10.51178/jpspr.v5i2.2470.

Nasoha, Ahmad Muhammad Mustain, Ashfiya Nur Atqiya, Hilmi Khoiri Thohir, Natasha Aurelia Ramadhani, and Rosya Ahya Sabilaa. “Etika Komunikasi Dalam Islam : Analisis Terhadap Konsep Tabayyun Dalam Media Sosial.” ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum Dan Humaniora 3, no. April (2025): 225–31. https://doi.org/10.59246/aladalah.v3i2.1315.

Sahil, Irdlon. “Fiqh Kontemporer Dalam Pengaturan Etika Media Sosial Bagi Umat Muslim.” Journal of Economic and Islamic Research 3, no. 1 (2024): 379–90.

Salsabila, Naily Syifa, Alysa Putri Zaida, and Latifah. “Pentingnya Moralitas Dan Etika Dalam Bermedia Sosial.” JIS: Journal Islamic Studies 3, no. 3 (2025): 410–15. https://doi.org/10.71456/jis.v3i3.1543.

Samsudin, Dafrizal, and Indah Mardini Putri. “Etika Dan Strategi Komunikasi Dakwah Islam Berbasis Media Sosial Di Indonesia.” Ath-Thariq: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi 7, no. 2 (2023): 126–35. https://doi.org/10.32332/ath-thariq.v7i2.7474.

Shodiqoh, Rozanatush. “Digital Ethics : Social Media Ethics in a Contemporary Islamic Perspective.” Solo International Collaboration and Publication of Social Sciences and Humanities 2, no. 3 (2024): 215–26. https://doi.org/10.61455/sicopus.v2i03.153.

Siregar, Muhammad Nuh, Tutia Rahmi, and Maulana Hasan Hasibuan. “Etika Dalam Penggunaan Media Sosial (Social Media Networking) Melalui Tinjauan Hadis.” Relinesia: Jurnal Kajian Agama Dan Multikulturalisme Indonesia 3, no. 4 (2024): 171–79.

Suhaimi, Ahmad, and Nurul Syalafiyah. “Implementasi Prinsip Al-Maslahah Dalam Pelayanan Publik Berbasis Digital Di Nganjuk : Perspektif Fiqh Siyasah.” Islamic Law: Jurnal Siyasah 10, no. 2 (2025): 215–32. https://doi.org/10.53429/iljs.v10i2.1831.

Sukayat, Tata. “Da’wah Communication in the Contemporary Era: Implementing Da’wah Ethics on Social Media.” Jurnal Ilmu Dakwah 43, no. 2 (2023): 155–76. https://doi.org/10.21 58/jid.43.2.18465.

Suliyanti, Suci, Tahir, and Fuad Fansuri. “Islamic Communication Ethics In Social Media Information Services.” Raushan Fikr: Jurnal Ilmiah Mahasiswa 13, no. 1 (2024): 178–89. https://doi.org/10.24090/jimrf.v13i1.11018.

Tasha, Aulia Z. M. “Ethics Of Using Social Media Based On Religious Values For Students As An Effort To Give Birth To Digital Piety.” Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama Dan Masyarakat 9, no. 1 (2025): 90–103. https://doi.org/10.14421/panangkaran.v9i1.3721 hlm.

Zulaecha, Nikita Nur, Hafidz, Biela Nanda Oktivibi Pertiwi, and Husna Nashihin. “Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Dakwah Digital Dalam Penyiaraan Agama Kalangan Kaum Milenial Di Instagram (Ustadz Hanan Attaki).” Attractive : Innovative Education Journal 5, no. 2 (2023): 535–47.

Published

2026-06-30

How to Cite

Sahara, M., Nafisah Hidayah, N. H., Faridah, Z., Fikri, N., & Siyono, S. (2026). Perbandingan Madzhab Syafi’i dan Madzhab Hanafi Tentang Etika Bermedia Sosial (Social Media) dalam Dakwah Kontemporer . Al-Wahyu: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(1), 302-311. https://doi.org/10.62241/alwahyu/iv/1/45/

Similar Articles

1-10 of 14

You may also start an advanced similarity search for this article.