Bimbingan Keterampilan Tata Graha Dengan Metode Pembiasaan Untuk Pengembangan Diri Anak/ Down Syndrome Di Sekolah Luar Biasa Negeri PKK Bandar Lampung

Authors

  • Saifuddin Muhammad Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung image/svg+xml Author
  • Inne Herfina Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung image/svg+xml Author

DOI:

https://doi.org/10.62241/alwahyu/iv/1/6/

Keywords:

Bimbingan, Down Syndrome, Keterampilan Tata Graha, Nilai Islam, Pembelajaran

Abstract

Anak down syndrome adalah kondisi abnormalitas atau yang dikenal sebagai kelainan genetic trisomy, dimana terdapat tambahan kromosom pada kromosom 21. Anak down syndrome memiliki permasalahan pada kehidupan sehari-hari berkaitan dengan Kesehatan dan pemeliharaan diri seperti contohnya belum mampu membersihkan tempat tidur sendiri dan menjaga kebersihan. Berdasarkan permasalahan-permasalahan yang dimiliki, anak down syndrome membutuhkan adanya bimbingan, salah satu bimbingan yang dapat diberikan adalah bimbingan keterampilan. Di Sekolah Luar Biasa Negeri PKK Bandar Lampung  melaksanakan bimbingan keterampilan untuk anak down syndrome yang mengalami permasalahan dalam hal pengembangan diri, sehingga penulis tertarik untuk meneliti mengenai pelaksanaan bimbingan keterampilan tata graha dengan metode pembiasaan untuk pengembangan diri anak down syndrome di Sekolah Luar Biasa Negeri PKK Bandar Lampung. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan bimbingan keterampilan tata graha dengan metode pembiasaan untuk pengembangan diri anak down syndrome di Sekolah Luar Biasa Negeri PKK Bandar Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah 1 kepala sekolah, 1 guru pembimbing keterampilan, 1 ketua pelaksanaan keterampilan tata graha, sehingga jumlah sumber data primer dalam penelitian ini berjumlah 3 orang. Sedangkan data skunder dalam penelitian  ini adalah dokumentasi yang tertulis maupun foto di Sekolah Luar Biasa Negeri PKK Bandar Lampung. Adapun prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, Wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, maka pelaksanaan bimbingan keterampilan tata graha dengan metode pembiasaan untuk pengembangan diri anak down syndrome di Sekolah Luar Biasa Negeri PKK Bandar Lampung meliputi tiga tahapan yaitu pertama, tahap perencanaan yang meliputi penetapan materi layanan, tujuan yang ingin dicapai, sasaran kegiatan, bahan untuk bimbingan keterampilan tata graha, rencana penilaian, waktu dan tempat. Kedua tahap pelaksanaan kegiatan yang meliputi pembentukan kelompok untuk memulai awal pembelajaran, pengenalan alat-alat keterampilan dan kegiatan bimbingan keterampilan tata graha. Ketiga, tahap evaluasi yaitu pelaksanaan bimbingan keterampilan tata graha pada anak down syndrome di Sekolah Luar Biasa Negeri PKK Bandar Lampung cukup memberikan hasil yang baik dan sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai. Mereka mampu memahami atau melaksanaakan apa yang disampaikan oleh guru pembimbing dan menciptakan perilaku yang baik dari sebelumnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afiatin Nisa, “Analisis Kenakalan Siswa Dan Implikasinya Terhadap Layanan Bimbingan Konseling,” JURNAL EDUKASI: Jurnal Bimbingan Konseling 4, no. 2 (2019): 102, https://doi.org/10.22373/je.v4i2.3282.

Anas Salahudin, “bimbingan dan konseling”, (Bandung : CV Pustaka Setia, 2010), 129.

Asep Rendi Irawandi, Enis Fitriani, and Trisnian Ifianti, “Berteman Sehat Tanpa Perundungan Melalui Bimbingan Belajar,” Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2023, 64–72.

Ayu Nimas Salmitri, Zainal Arifin, and Gemala Herlistiana, “Pengembangan Instrumen Analisis Kebutuhan Kurikulum Diklat Guru SLB Tunagrahita Pada Materi Pembelajaran Housekeeping,” Inovasi Kurikulum 18, no. 2 (2021): 253–64, https://doi.org/10.17509/jik.v18i2.37198.

Hanifah Salsabila et al., “Pelaksanaan Pendidikan Multikultural Dalam Upaya Melakukan Pengembangan Diri Pada Anak Berkebutuhan Khusus,” Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan 9, no. 2 (2024): 1378–83, https://doi.org/10.29303/jipp.v9i2.2218.

Hengki Irawan Budi, “Pengembangan Diri”, (yogyakarta: CV Bintang Semester Media, 2022).

Heny Kristiana Rahmawati, “Pengembangan Diri Anak Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Konseling Multikultural,” Journal of Social Science Researcher 1 (2021): 36–41.

Heny Kristiana Rahmawati, “Pengembangan Diri Anak Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Konseling Multikultural,” Jurnal Konseling Pendidikan Islam 3, no. 2 (2022): 389–97, https://doi.org/10.32806/jkpi.v3i2.152.

Herni Kusantati, dkk, “Keterampilan Untuk Kelas XI Sekolah Menengah Atas”, (Bandung: Granfindo Media Pratama, 2007).

I Gde Wiryawan, Housekeeping: Operasional Tata Graha Di Hotel. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia., 2010.

Ika Nurzahra et al., “Analisis Pembelajaran Anak Down Syndrome Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Di Rumoh Terapi Tabina Banda Aceh,” Journal Of Early Childhood And Islamic Education 2, no. 2 (2024): 75–82,https://doi.org/10.62005/joecie.v2i2.68.

Irdamurni Safira Nadia, “Upaya Meningkatkan Keterampilan Merangkai Bunga Artifisial Melalui Model Direct Instruction Bagi Peserta Didik Tunagrahita Kategori Ringan(Penelitian Tindakan Kelas Di Kelas IX SLB Bina Bangsa Padang),” Jurnal Pendidikan Dan Konseling 4 (2022): 1349–58, http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/article/view/7399%0Ahttp://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/article/download/7399/5566.

Khariza, Munifatul. Self acceptance orang tua dan sikap ikhlas terhadap kondisi anak down syndrome di desa jimbe kec. Jenangan kab. Ponorogo skripsi. Diss. IAIN Ponorogo, 2024.

Muhammad Alpin Hascan, “Konsep Serta Solusi Pengembangan Diri Dalam Islam,” MUMTAZ: Jurnal Pendidikan Agama Islam 1, no. 1 (2021): 22–34.

Nidyawati Nidyawati, “Pengaruh Sikap Dan Keterampilan Terhadap Kualitas Kerja Pegawai Bagian Perlengkapan Setda Kabupaten Lahat,” EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis 10, no. 1 (2022): 532–42, https://doi.org/10.37676/ekombis.v10i1.1755.

Ogie Zerlinda Yumna et al., “implementasi program pengembangan diri anak berkebutuhan khusus sdn sumbersari 2 kota malang” 12, no. 3 (2024): 40–47.

Sawal Mahaly, “Efektivitas Pelaksanaan Layanan Bimbingan Pribadi Oleh Guru Bimbingan Konseling,” Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam 4, no. 1 (2021): 1, https://doi.org/10.24014/ittizaan.v4i1.13238.

Siti Jubaedah et al., “kemandirian anak dengan down syndrome,” 2024.

Soekresno dan Pendit, Manajemen Housekeeping Hotel (Yogyakarta: Andi Offset, 2004).

Sukatin et al., “Bimbingan Dan Konseling Dalam Pendidikan,” Jurnal Pendidikan Anak Bunarraqa 8, no. 2 (2022): 1–12.

Wawancara penulis dengan bapak aziz, mengenai keadaan yang ada di lapangan yang berlokasi di sekolah luar biasa negri pkk bandar lampung.

Arum Cahyani and Umi Aisyah, “Bimbingan Keterampilan Untuk Mengembangkan Kreativitas Anak Down Syndrome Di Slb Negeri Pringsewu Lampung,” JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) 6, no. 2 (2023): 59–76, https://doi.org/10.29408/jkp.v5i1.7575.

Dara Gebrina Rezieka, Khamim Zarkasih Putro, Mardi Fitri, “Faktor Penyebab Anak Berkebutuhan Khusus Dan Klasifikasi Abk,” Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak 7, no. 2 (2021): 40.

Elisabeth Situmeang et al., “Pentingnya Peran Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kemandirian Anak Down Syndrome,” Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora 2, no. 3 (2023): 11335–44.

Published

2026-06-30

How to Cite

Muhammad, S., & Herfina, I. (2026). Bimbingan Keterampilan Tata Graha Dengan Metode Pembiasaan Untuk Pengembangan Diri Anak/ Down Syndrome Di Sekolah Luar Biasa Negeri PKK Bandar Lampung. Al-Wahyu: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(1), 38-46. https://doi.org/10.62241/alwahyu/iv/1/6/

Similar Articles

1-10 of 33

You may also start an advanced similarity search for this article.