Analisis Penyimpangan Aqidah Islam Dalam Serial Film Bid’ah (Walid) Menurut Pandangan Tokoh Islam Di Kecamatan Bandar
DOI:
https://doi.org/10.62241/alwadiah.v1i45Keywords:
Aqidah, Bid'ah, Tokoh Islam, Simalungun, Analisis KontenAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyimpangan aqidah Islam dalam serial film Bid’ah (Walid) berdasarkan perspektif tokoh Islam di Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun. Serial drama religi ini menjadi sangat kontroversial karena secara berani mengangkat tema kultus individu, eksploitasi simbol keagamaan, hingga isu kekerasan seksual di dalam kelompok fiktif bernama Jihad Ummah. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis di lapangan serta teknik analisis konten. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi adegan film dan wawancara mendalam bersama para pemuka agama dari organisasi MUI, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Al-Washliyah, dan kelompok pendidik. Hasil penelitian menunjukkan adanya lima representasi penyimpangan aqidah utama, meliputi praktik pengultusan tokoh berupa meminum air rendaman kaki, klaim sepihak sebagai Imam Mahdi, manipulasi psikologis terhadap pengikut wanita muda, visualisasi wajah pemimpin saat berzikir, dan praktik penyimpangan nikah batin. Respons tokoh Islam di Kecamatan Bandar terbagi menjadi dua pandangan. Sebagian menilai tayangan ini bermanfaat sebagai sarana literasi digital dan edukasi kritis agar umat terhindar dari fanatisme buta. Namun, sebagian lainnya mengkhawatirkan munculnya stigma negatif terhadap institusi pesantren, potensi Islamofobia, serta risiko polarisasi umat. Kesimpulannya, perlindungan aqidah memerlukan pendekatan dakwah yang lebih selektif dan edukatif.
Downloads
References
Aji, Wahyu Trisno. n.d. “Analisis Film Bid ’ Ah Dalam Feminisme Eksistensialis.” 1–11.
Dardiri, Annisa Rahmalia. 2025. “Religion as Legitimacy and Hypocrisy : Analysis of the Drama Series Bidaah.” 2(2).
Holid, Syahrul. 2023. “Pendidikan ’ Aqidah ; Kajian Tentang Sumber , Penyebab Penyimpangan Dan Solusi.” 599–612. doi:10.30868/ei.v12i02.5241.
Naila, Tsania Mishbahun, and Primi Rohimi. 2025. “Female Resistance in the Bida ’ Ah Film : A Critical Reflection on Patriarchal Culture and Religious Understanding.” 5(2). doi:10.37680/jcs.v5i2.8385.
Penelitian, Subyek. n.d. No Title.
Tacong, Hamzah, and Muhammad Yahya. 2025. “AKIDAH DAN HUKUM ISLAM.” 9(September):602–17.
Untuk, Diajukan, Memenuhi Salah, Satu Syarat, Guna Memperoleh, and Gelar Sarjana. 2023. “PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM.”
Aji, Wahyu Trisno. n.d. “Analisis Film Bid ’ Ah Dalam Feminisme Eksistensialis.” 1–11.
Dardiri, Annisa Rahmalia. 2025. “Religion as Legitimacy and Hypocrisy : Analysis of the Drama Series Bidaah.” 2(2).
Holid, Syahrul. 2023. “Pendidikan ’ Aqidah ; Kajian Tentang Sumber , Penyebab Penyimpangan Dan Solusi.” 599–612. doi:10.30868/ei.v12i02.5241.
Naila, Tsania Mishbahun, and Primi Rohimi. 2025. “Female Resistance in the Bida ’ Ah Film : A Critical Reflection on Patriarchal Culture and Religious Understanding.” 5(2). doi:10.37680/jcs.v5i2.8385.
Penelitian, Subyek. n.d. No Title.
Tacong, Hamzah, and Muhammad Yahya. 2025. “AKIDAH DAN HUKUM ISLAM.” 9(September):602–17.
Untuk, Diajukan, Memenuhi Salah, Satu Syarat, Guna Memperoleh, and Gelar Sarjana. 2023. “PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM.”
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurul Husna Harahap, Elpianti Sahara Pakpahan, Hamdani (Penulis)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
