Peningkatan Sarana Prasarana Dan Kebersihan Lingkungan Pondok Pesantren Melalui Pengabdian Masyarakat
Kata Kunci:
Pengabdian Masyarakat; Sarana Prasarana; Kebersihan Lingkungan; Pondok Pesantren; KhidmahAbstrak
Pondok pesantren sebagai institusi pendidikan Islam tertua di Indonesia menghadapi tantangan nyata terkait keterbatasan sarana prasarana dan pengelolaan kebersihan lingkungan yang belum optimal. Kondisi ini berdampak langsung pada kenyamanan belajar santri serta kualitas lingkungan hunian secara menyeluruh. Artikel ini melaporkan pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tujuh orang tim pengabdi di Pondok Pesantren Nurul Qur'an Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Kegiatan berlangsung selama tiga minggu dengan frekuensi satu kali pertemuan per minggu, meliputi tiga sesi utama: pembersihan awal dan pemetaan kebutuhan, pengadaan dan pemasangan sarana prasarana, serta evaluasi akhir dan pemeliharaan lingkungan. Metode yang digunakan adalah participatory action research (PAR) dengan pendekatan khidmah berbasis nilai-nilai kepesantrenan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kondisi fisik lingkungan, bertambahnya fasilitas pendukung kegiatan santri, serta meningkatnya kesadaran kolektif warga pesantren terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Program ini memberikan kontribusi konkret terhadap kualitas hidup komunitas pesantren dan menjadi model pengabdian yang dapat direplikasi di institusi serupa.
Unduhan
Referensi
Adi, P. D. P., Putri, R. L., & Lestari, R. (2022). Pemberdayaan masyarakat melalui program pengabdian kolaboratif di institusi pendidikan Islam. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 3(1), 26–39. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v3i1.269
Adriansyah, A. A. (2017). Keterkaitan antara sanitasi pondok pesantren dengan kejadian penyakit yang dialami santri di Pondok Pesantren Sunan Drajat. Medical Technology and Public Health Journal (MTPH Journal), 1(1), 4–13. https://doi.org/10.33086/mtphj.v1i1.24
Adriansyah, A. A., Istifaiyah, A., & Handayani, D. (2021). Analisis ventilasi ruangan dan perilaku hidup bersih terhadap kejadian infeksi saluran pernapasan atas. Jurnal Berkala Epidemiologi, 9(3), 248–256. https://doi.org/10.20473/jbe.V9I32021.248-256
Astuti, N. D. (2018). Hubungan perilaku santri dan kondisi lingkungan fisik dengan kejadian ISPA di Pondok Pesantren Assalafi Al-Fithrah Surabaya. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 10(2), 233–242. https://doi.org/10.20473/jkl.v10i2.2018.233-242
Elizabeth, M. Z. (2017). Program pengelolaan kebersihan lingkungan di pesantren. DIMAS: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan, 17(1), 153–174. https://doi.org/10.21580/dms.2017.171.1510
Ellong, T. D. A. (2018). Manajemen sarana dan prasarana di lembaga pendidikan Islam. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 11(1), 103–119. https://doi.org/10.30984/jii.v11i1.574
Fahham, A. M. (2019). Sanitasi dan dampaknya bagi kesehatan: Studi dari pesantren. Aspirasi: Jurnal Masalah-masalah Sosial, 10(1), 75–88. https://doi.org/10.22212/aspirasi.v10i1.1230
Ibrahim, I., Prasetyo, A., Niswah, C., & Zulkipli, Z. (2022). Sarana dan prasarana pendidikan di madrasah ibtidaiyah. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora, 2(3), 170–181. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v2i3.578
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2023). Statistik pondok pesantren Indonesia 2022–2023. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. https://pendis.kemenag.go.id/page/statistik-pendidikan-islam
Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer. https://doi.org/10.1007/978-981-4560-67-2
Kharisma, B., Prihanto, I., Muhtarom, A., Fadli, M. R., & Ananda, D. (2022). Akselerasi implementasi pesantren ramah anak berbasis kearifan lokal melalui PAR. DIMAS: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan, 22(2), 175–202. https://doi.org/10.21580/dms.2022.222.13677
Mappadang, A., Usino, W., & Adi, P. D. P. (2022). Analisis manfaat program pengabdian berbasis risiko dan pemberdayaan komunitas. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 3(1), 45–54. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v3i1.283
Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2019). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik (Ed. Rev. Cet. ke-5). Alfabeta. (ISBN: 978-602-7825-07-9)
Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan. Lembaran Negara RI Tahun 2021 Nomor 87. https://peraturan.bpk.go.id/Details/168841
Prasetyo, R. S., & Muharam, R. S. (2022). Pengabdian dosen dalam program pejuang muda Kementerian Sosial: Partisipasi aktif masyarakat dan keberlanjutan program. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 3(1), 8–25. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v3i1.270
Rofiah, N. H., Kawai, N., & Sudiraharja, D. (2025). Pesantren and inclusion: Bridging religion and disability in Islamic education in Indonesia. African Journal of Disability, 14(0), 1–12. https://doi.org/10.4102/ajod.v14i0.1741
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Lembaran Negara RI Tahun 2012 Nomor 158. https://peraturan.bpk.go.id/Details/39201
World Health Organization (WHO) & United Nations Children's Fund (UNICEF). (2022). Progress on drinking water, sanitation and hygiene in schools: 2000–2021 data update. UNICEF and WHO. https://www.who.int/publications/i/item/9789240054943
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Aliyul Karror, Abd. Aziz, Bahrul Widad, Bahrus Hakiki, Abu Bakar, Ahmad Arifandi, Fasril Romadhon, Ripa’ie (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







