Konsep Pengelolaan Harta Dalam Al-Qur'an: Kajian Tafsir Ahkam Terhadap Q.S. Al-Baqarah Ayat 168, 215, Dan 261

Penulis

  • Elpianti Sahara Pakpahan Sekolah Tinggi Agama Islam Panca Budi Penulis
  • Ardela Citra Sekolah Tinggi Agama Islam Panca Budi Penulis
  • Rizkita Ayu Putri Sekolah Tinggi Agama Islam Panca Budi Penulis
  • Adit Kusuma Sekolah Tinggi Agama Islam Panca Budi Penulis

Kata Kunci:

Harta, Tafsir Ahkam, Al-Baqarah, Infak, Sedekah, Ekonomi Syariah.

Abstrak

Penelitian ini mengkaji konsep harta dalam perspektif Al-Qur’an melalui pendekatan tafsir terhadap Q.S. Al-Baqarah ayat 168, 215, dan 261. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis asbab al-nuzul, penafsiran para mufasir, hadis-hadis yang relevan, serta implikasihukum yang terkandung dalam ketiga ayat tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan memanfaatkan berbagai sumber primer dan sekunder, berupa kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer sertaliteratur hadis yang berkaitan dengan tema penelitian. Hasil kajianmenunjukkan bahwa Q.S. Al-Baqarah ayat 168 menegaskanprinsip kehalalan dan kebaikan (thayyib) dalam pemanfaatanharta, sekaligus memberikan peringatan terhadap perilaku yang menyimpang dari ketentuan syariat. Q.S. Al-Baqarah ayat 215 menjelaskan urgensi distribusi harta melalui infak denganmenempatkan orang tua, kerabat, anak yatim, fakir miskin, dan ibnu sabil sebagai kelompok yang berhak memperoleh prioritasbantuan. Sementara itu, Q.S. Al-Baqarah ayat 261 menguraikankeutamaan infak di jalan Allah yang dijanjikan balasan pahalaberlipat ganda sebagai bentuk apresiasi atas pengorbanan hartayang dilakukan dengan ikhlas. Ketiga ayat tersebutmerepresentasikan konsep pengelolaan harta dalam Islam yang mencakup aspek perolehan, pemanfaatan, dan pendistribusianharta sesuai dengan prinsip-prinsip syariat. Dengan demikian, harta dalam Islam tidak semata-mata diposisikan sebagaiinstrumen pemenuhan kebutuhan material, melainkan juga sebagaiamanah yang harus dikelola secara bertanggung jawab guna mewujudkan kemaslahatan sosial dan memperoleh ridha Allah Swt.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Hamid, M. F. B. A. (n.d.). Tafsiran Surah al-Baqarah Ayat 261–274: Konsep Sedekah dan Adab dalam Perspektif al-Quran.

Hasibuan, S. R., Ghianovan, J., & Ash, A. (2025). Dialektika Pendekatan Normatif dan Kontekstual dalam Penafsiran Rezeki: Studi Komparatif Tafsir An-Nur dan Al-Misbah terhadap Surah Al-Baqarah Ayat 168 dan 172. Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 27(1), 27–37.

Nursadin, K. M., & Najihah, B. N. (2025). PEMAKNAAN SANDWICH GENERATION dALAM QS AL-BAQARAH AYAT 215:(Studi Analisis Tafsir Al-Fakhr Ar-Razi). Al Kareem: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 3(2, September), 1–16.

Setiawan, H. B. S. B. (2015). Infaq dalam Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Baqarah Ayat 261. Islamic Banking: Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Perbankan Syariah, 1(1), 59–67.

Siregar, R. H. (2024). Nalar Tafsir Emansipatoris Dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah Ayat 168. Comserva Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 3(12), 4995–5006.

Suryadi, A. (2018). Mustahiq dan Harta yang Wajib dizakati menurut kajian para Ulama. Tazkiyya: Jurnal Keislaman, Kemasyarakatan Dan Kebudayaan, 19(01), 1–12.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-31

Cara Mengutip

Pakpahan, E., Citra, A., Putri, R., & Kusuma, A. (2026). Konsep Pengelolaan Harta Dalam Al-Qur’an: Kajian Tafsir Ahkam Terhadap Q.S. Al-Baqarah Ayat 168, 215, Dan 261. Aqdina: Jurnal Hukum Dan Ekonomi Syariah, 1(1), 110-119. https://journal.pancabudi-stai.ac.id/index.php/aqdina/article/view/65

Artikel Serupa

1-10 dari 11

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama